Enter your keyword

post

ARAHAN PEMBINA APEL PAGI UNIVERSITAS TERBUKA (UT) PADA KEGIATAN APEL PAGI PEGAWAI UT

ARAHAN PEMBINA APEL PAGI UNIVERSITAS TERBUKA (UT) PADA KEGIATAN APEL PAGI PEGAWAI UT

TANGSEL, 13/09/2021 – Kegiatan apel pagi untuk seluruh pegawai di lingkungan Civitas Akademika Universitas Terbuka (UT) rutin dilaksanakan pada setiap hari Senin pagi. Pagi ini, Senin 13 September 2021 dilaksanakan apel pagi dengan pembina apel Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama Universitas Terbuka (UT), Rahmat Budiman, S.S., M. Hum., Ph.D, yang dilaksanakan melalui online yang diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan UT Pusat dan daerah.

 

Dalam amanatnya, Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama UT, menyampaikan bahwa ”Pada saat ini UT sedang masa transformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), yaitu Perguruan Tinggi Negeri yang didirikan oleh pemerintah yang berstatus sebagai badan hukum publik yang otonom. Dahulu dikenal sebagai PTN Badan Hukum Milik Negara (PTN BHMN)”, ujar Wakil Rektor IV UT mengawali arahannya saat menjadi pembina Apel Senin pagi yang dilaksanakan secara maya ini.

 

Lebih jauh beliau menegaskan bahwa, ”Kami selaku penanggungjawab pengembangan dokumen, dibantu oleh Ketua Tim, yaitu Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Profesi UT, Bapak Dr. Agus Joko Purwanto, M.Si. Saat ini, kami sedang menyiapkan dokumen dan persyaratan yang diperlukan, oleh sebab itu kami mohon kepada semuanya untuk mendoakan ikhtiar dan proses presentasi sampai disetujuinya UT menjadi lembaga yang PTN-BH. Minggu depan, Rektor UT akan presentasi guna melakukan rekonfirmasi dan penyesuaian data-data untuk persyaratan PTN-BH di hadapan Tim Penilai dari Kemendikbud, Ristek”. ungkap Wakil Rektor UT dengan penuh semangat.

 

Selanjutnya, pembina apel pagi ini menambahkan bahwa, ”Ikhtiar secara maksimal sudah kita laksanakan, kepada segenap Keluarga Besar UT mari kita bantu dengan do’a, semoga dengan do’a yang kita panjatkan setiap saat dapat memperlancar upaya kita mewujudkan UT sebagai kampus PTN-BH, tanpa dukungan moril dan doa dari Keluarga Besar UT, maka belumlah lengkap upaya kita mewujudkan harapan kita. Apabila proses ini lancar dan UT dianugerahi menjadi PTN-BH, hal ini merupakan buah manis dan kado terindah pada saat UT sedang melaksanakan Dies Natalis nya yang ke 37”, demikian disampaikan Wakil Rektor UT dengan penuh optimis.

 

Sedangkan dasar dibentuknya aturan PTN-BH adalah berangkat dari cita-cita pelaksanaan pendidikan di Indonesia yang tertera dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 24 yang juga menjadi dasar dari lahirnya UU Perguguruan Tinggi, yaitu (1) Dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, pada perguruan tinggi berlaku kebebasan akademika dan kebebeasan mimbar akademik serta otonomi keilmuan; (2) Perguruan tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengabdian masyarakat; dan (3) Perguruan tinggi dapat memperoleh sumber dana dari masyarakat yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan prinsip akuntabilitas. (Surachman, 2016).

 

Dengan penuh semangat dan optimis, Wakil Rektor UT menyampaikan, ”Dengan otonom penuh, suatu Perguruan Tinggi Negeri bisa secara mandiri mengelola rumah tangganya sendiri sesuai dengan tujuan kampus. Dengan begitu diharapkan perguruan tinggi bisa lebih cepat berkembang dan berinovasi, mengurusi rumah tangganya secara lebih mandiri. Misalnya, bisa membuka Progran Studi baru atau menutupnya ketika dianggap tidak lagi diperlukan, sehingga program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM) akan terimplentasi dengan baik. Mohon doa dan dukungannya dari semua pihak”, demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerjasama UT mengakhiri arahannya. Semoga bermanfaat.

 

Tangerang Selatan, 13 Sepetember 2021
*) Dosen Prodi Teknologi Pendidikan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Terbuka

No Comments

Leave a Reply