PMB UT 2026
Logo UT
FKIP UT Universitas Terbuka

Pencarian Terakhir

Belum ada riwayat pencarian.
Tekan ENTER untuk mencari FKIP Universitas Terbuka
← Kembali ke Beranda

FKIP Universitas Terbuka Perkuat Kolaborasi dengan FIP Universitas Negeri Malang melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan

๐Ÿ“… 6 August 2026 ๐Ÿ“‚ Berita

Malang, 3 Agustus 2026. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) terus memperluas jejaring akademik melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 3 Agustus 2026 di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang tersebut dirangkaikan dengan kegiatan benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka sebagai upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Delegasi FKIP Universitas Terbuka dipimpin oleh Wakil Dekan III FKIP UT, Dr. Mukti Amini, M.Pd., yang mewakili Dekan FKIP Universitas Terbuka, didampingi oleh Dr. Izzul Fatawi, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka.

Kehadiran delegasi FKIP UT disambut langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, yaitu Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd., selaku Dekan FIP UM, Dr. Arbin Janu Setiyowati, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan III, Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., Ketua Departemen Teknologi Pendidikan, serta Dr. Eka Pramono Adi, S.IP., M.Si., Koordinator Humas dan Kerja Sama FIP UM.

Dalam sambutannya, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini diharapkan menjadi landasan strategis bagi implementasi berbagai program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Selain penandatanganan kerja sama, agenda utama kegiatan adalah benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka ke Departemen Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini menjadi forum berbagi praktik baik dalam pengelolaan program studi sekaligus mendiskusikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan UM sebagai salah satu pelopor bidang Teknologi Pendidikan di Indonesia.

Pada aspek pengembangan kurikulum, diskusi berfokus pada implementasi Outcome-Based Education (OBE), mekanisme penyusunan dan evaluasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyelarasan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), pelibatan pemangku kepentingan dalam penyusunan kurikulum, serta integrasi perkembangan teknologi seperti kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), Learning Analytics, dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengalaman UM dalam melakukan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan menjadi referensi penting bagi pengembangan kurikulum Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka.

Benchmarking juga membahas pengelolaan mata kuliah praktik yang menekankan pendekatan Project Based Learning. Diskusi mencakup strategi menghasilkan karya nyata mahasiswa, penerapan asesmen berbasis portofolio, penguatan kolaborasi dengan mitra eksternal, hingga penyelenggaraan pameran karya mahasiswa sebagai bentuk diseminasi hasil pembelajaran. Model tersebut dinilai relevan untuk memperkuat karakteristik pembelajaran praktik di Universitas Terbuka yang berorientasi pada produk dan kompetensi.

Pada bidang penelitian, kedua institusi bertukar pengalaman mengenai penyusunan roadmap penelitian, pembentukan kelompok riset, strategi memperoleh hibah penelitian, pengembangan kolaborasi internasional, serta peningkatan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi. Diskusi ini membuka peluang kolaborasi penelitian antara dosen kedua perguruan tinggi, khususnya pada bidang teknologi pendidikan, pembelajaran digital, Learning Analytics, kecerdasan artifisial dalam pendidikan, dan inovasi pembelajaran jarak jauh.

Pembahasan berikutnya menyoroti program pengabdian kepada masyarakat yang menekankan integrasi hasil penelitian dengan kegiatan pengabdian. Berbagai model pemberdayaan masyarakat, kemitraan dengan sekolah, evaluasi dampak program, serta hilirisasi hasil penelitian menjadi fokus diskusi. Kedua institusi memiliki komitmen yang sama untuk mengembangkan model pengabdian berbasis inovasi pembelajaran digital yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam bidang pengembangan jejaring kerja sama, benchmarking mengidentifikasi strategi membangun kemitraan dengan industri, sekolah, pemerintah, maupun perguruan tinggi luar negeri. Diskusi juga mengulas tata kelola implementasi kerja sama agar menghasilkan luaran yang terukur melalui penelitian bersama, pengembangan pembelajaran, pertukaran akademik, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu sesi yang mendapat perhatian khusus dalam benchmarking adalah strategi membangun dan mengelola kerja sama internasional. Jajaran Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang membagikan berbagai pengalaman dalam memperluas jejaring global melalui pendekatan yang terencana dan berkelanjutan. Menurut mereka, keberhasilan menjalin kemitraan internasional tidak hanya bergantung pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi terutama pada kemampuan menghadirkan program kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak.

Dalam diskusi tersebut, FIP Universitas Negeri Malang membagikan sejumlah strategi yang telah diterapkan. Pertama, membangun hubungan personal dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi melalui konferensi internasional, seminar, dan jejaring keilmuan. Kedua, memulai kolaborasi dari kegiatan yang sederhana, seperti kuliah tamu, webinar bersama, atau diskusi akademik, sebelum berkembang menjadi penelitian bersama dan pertukaran dosen maupun mahasiswa. Ketiga, menyusun proposal kolaborasi yang selaras dengan kepakaran masing-masing institusi sehingga setiap pihak memperoleh manfaat yang seimbang.

Selain itu, keberadaan publikasi ilmiah bersama dipandang sebagai salah satu pintu masuk yang efektif untuk memperkuat kepercayaan antarlembaga. Oleh karena itu, dosen didorong untuk aktif membangun jejaring riset internasional, menjadi anggota komunitas ilmiah global, serta berpartisipasi dalam proyek penelitian lintas negara. Pemanfaatan media digital, seperti laman resmi institusi, media sosial akademik, dan platform profesional, juga dinilai penting untuk memperkenalkan kepakaran dosen dan potensi kolaborasi kepada mitra internasional.

FIP Universitas Negeri Malang juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan kerja sama melalui implementasi program yang terukur, evaluasi berkala, serta komunikasi yang intensif dengan mitra. Pendekatan tersebut menjadikan kerja sama internasional tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi berkembang menjadi berbagai kegiatan konkret, seperti penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pertukaran akademik, pengembangan kurikulum, hingga penyelenggaraan konferensi internasional. Pengalaman tersebut menjadi masukan berharga bagi FKIP Universitas Terbuka dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan reputasi akademik di tingkat global.

Kegiatan benchmarking menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis bagi Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka. Di antaranya adalah penyusunan dan pengembangan kurikulum berbasis OBE, penguatan pembelajaran praktik berbasis proyek dan portofolio, pengembangan roadmap penelitian program studi, perluasan kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, pengembangan model pengabdian kepada masyarakat berbasis pembelajaran digital, serta penyusunan peta pengembangan kemitraan strategis yang mendukung peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Terbuka berharap sinergi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi berlanjut pada implementasi program-program kolaboratif yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan, peningkatan mutu akademik, serta penguatan inovasi Teknologi Pendidikan di Indonesia.

Semangat kolaborasi yang terbangun dalam pertemuan ini menjadi langkah strategis bagi kedua institusi untuk bersama-sama menghadapi tantangan transformasi pendidikan di era digital serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

๐Ÿ“ธ Galeri Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi
๐Ÿ” Perbesar
Dokumentasi
๐Ÿ” Perbesar