PMB UT 2026
Logo UT
FKIP UT Universitas Terbuka

Pencarian Terakhir

Belum ada riwayat pencarian.
Tekan ENTER untuk mencari FKIP Universitas Terbuka
← Kembali ke Beranda

Membangun jembatan dalam pendidikan ASEAN: Delegasi Indonesia memulai penugasan SEA-Teacher di PSU

๐Ÿ“… 16 June 2026 ๐Ÿ“‚ Berita

Dalam rangka mewujudkan visi โ€œPendidikan Tanpa Batas,โ€ Pangasinan State University secara resmi menyambut delegasi mahasiswa calon guru dari Universitas Terbuka, Indonesia, pada 10 Juni 2026. Inisiatif selama sebulan penuh ini diprakarsai oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) sebagai bagian dari program SEA-Teacher Project Angkatan ke-11. Momen ini juga menandai partisipasi pertama Universitas Terbuka dalam program tersebut, sekaligus mengukuhkan tonggak sejarah baru dalam sinergi pendidikan lintas negara.

Selaras dengan visi kerja sama akademik global ini, Rektor Universitas, Dr. Elbert M. Galas, menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif tersebut. Dr. Galas menegaskan bahwa menyambut delegasi internasional mencerminkan perkembangan konsisten PSU untuk menjadi perguruan tinggi terkemuka di kawasan ASEAN. Beliau menambahkan bahwa program seperti SEA-Teacher Project tidak sekadar melatih calon pendidik masa depan, tetapi juga membentuk warga dunia yang akan membangun lanskap masa depan pendidikan di Asia Tenggara.

Untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para delegasi, pihak universitas mengadakan tur keliling kampus dan kota yang indah. Para mahasiswa calon guru dari Indonesia menjelajahi kota bersejarah Lingayen dan mengunjungi berbagai tempat ikonis seperti Sison Auditorium yang megah serta kawasan Capitol provinsi, memberikan sambutan hangat yang memperkenalkan kekayaan warisan budaya Pangasinan kepada mereka.

Kegiatan orientasi budaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan formal yang bertempat di Kalachuchi Hall, Golden Lion Hotel.

Dr. Marie Claire Briones, Direktur Eksekutif Kampus Lingayen, menyambut hangat para peserta dan menekankan komitmen bersama kedua institusi terhadap keunggulan akademik. โ€œKami juga sama antusiasnya untuk belajar dari Anda semua. Bersama-sama, mari kita bangun jembatan pemahaman, memperkuat kerja sama regional, dan memajukan keunggulan pendidikan di seluruh Asia Tenggara,โ€ ujar Dr. Briones.

Acara inti tersebut membahas lebih dalam mengenai kerangka kerja, tujuan, dan ekspektasi budaya dari program pertukaran ini melalui serangkaian orientasi yang komprehensif. Dr. Krigher Simbulan, Direktur Pengembangan Profesional Berkelanjutan sekaligus Kepala Mobilitas Dosen dan Mahasiswa saat ini, membuka diskusi dengan memaparkan tujuan utama dari kegiatan tersebut. Beliau dengan bangga menyoroti bahwa komitmen PSU terhadap inisiatif SEAMEO ini sangat kuat, di mana pihak universitas telah aktif berpartisipasi dalam proyek ini sejak tahun 2017 demi membina hubungan internasional jangka panjang.

Untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan budaya, para delegasi mengikuti sesi seru tentang โ€œBahasa dan Ungkapan Dasar Filipina.โ€ Sesi ini dipandu oleh Mr. Marck Esthevyn Cabiso, seorang mahasiswa PSU dari Kampus Bayambang yang dulunya merupakan peserta program pertukaran pelajar di Indonesia, sehingga memberikan pengalaman belajar antar-teman (peer-to-peer) yang unik dan saling memahami. Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi mendalam dari Dr. Cristeta Dulos, Direktur Pendidikan Kewarganegaraan Global (GCED), yang memandu para delegasi memahami prinsip-prinsip GCED. Sesi beliau menekankan peran penting pendidik modern dalam menumbuhkan inklusivitas, keberlanjutan, dan saling keterhubungan di ruang kelas abad ke-21.

Sebagai fondasi praktis untuk penugasan mengajar mereka ke depan, Mr. Mark Marlon P. De Vera, Koordinator Praktik Mengajar untuk Kampus Lingayen, mengadakan orientasi kelas yang komprehensif. Beliau membagikan wawasan strategis tentang cara menghadapi karakteristik siswa-siswi Filipina. Pembekalan yang mendalam ini memastikan bahwa para mahasiswa calon guru yang datang tersebut benar-benar siap untuk mengelola kelas mereka secara efektif.

Menutup upacara dengan penuh makna, Dr. Renato E. Salcedo, Wakil Rektor Bidang Hubungan Lokal dan Internasional, menyampaikan pidato penutupnya. Beliau merangkum esensi sejati dari internasionalisasi serta ikatan mendalam yang sedang terjalin di antara kedua negara.

โ€œKepemimpinan sejati dalam pendidikan tidak mengenal batas negara,โ€ ujar Dr. Salcedo. โ€œSaat kita mengakhiri upacara pembukaan ini, kita sedang membuka lembaran baru untuk saling berbagi ilmu dan tumbuh bersama. Kehadiran Anda semua di sini hari ini adalah bukti bahwa meski samudra memisahkan negara kita, kesamaan visi untuk pendidikan yang berkualitas menyatukan kita sebagai satu Asia Tenggara. Selamat datang di rumah kedua Anda.โ€

#GlobalPSU

๐Ÿ“ธ Galeri Dokumentasi Kegiatan

Dokumentasi
๐Ÿ” Perbesar
Dokumentasi
๐Ÿ” Perbesar