FKIP Universitas Terbuka Perkuat Kolaborasi dengan FIP Universitas Negeri Malang melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan

Malang, 3 Agustus 2026. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) terus memperluas jejaring akademik melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 3 Agustus 2026 di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang tersebut dirangkaikan dengan kegiatan benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka sebagai upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.

Delegasi FKIP Universitas Terbuka dipimpin oleh Wakil Dekan III FKIP UT, Dr. Mukti Amini, M.Pd., yang mewakili Dekan FKIP Universitas Terbuka, didampingi oleh Dr. Izzul Fatawi, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka.

Kehadiran delegasi FKIP UT disambut langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, yaitu Dr. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd., selaku Dekan FIP UM, Dr. Arbin Janu Setiyowati, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan III, Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., Ketua Departemen Teknologi Pendidikan, serta Dr. Eka Pramono Adi, S.IP., M.Si., Koordinator Humas dan Kerja Sama FIP UM.

Dalam sambutannya, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini diharapkan menjadi landasan strategis bagi implementasi berbagai program bersama yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Selain penandatanganan kerja sama, agenda utama kegiatan adalah benchmarking Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka ke Departemen Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Kegiatan ini menjadi forum berbagi praktik baik dalam pengelolaan program studi sekaligus mendiskusikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan UM sebagai salah satu pelopor bidang Teknologi Pendidikan di Indonesia.

Pada aspek pengembangan kurikulum, diskusi berfokus pada implementasi Outcome-Based Education (OBE), mekanisme penyusunan dan evaluasi capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyelarasan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), pelibatan pemangku kepentingan dalam penyusunan kurikulum, serta integrasi perkembangan teknologi seperti kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), Learning Analytics, dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengalaman UM dalam melakukan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan menjadi referensi penting bagi pengembangan kurikulum Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Terbuka.