Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Terbuka Dorong Transformasi Pembelajaran melalui Penguatan Literasi AI Guru di SMPN 177 Jakarta Selatan

Jakarta, 24 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Literasi AI Guru dalam Implementasi AI-Enhanced Digital Learning” di SMP Negeri 177 Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi tridarma perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mewujudkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan yang diikuti oleh 41 guru SMP Negeri 177 Jakarta Selatan ini diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembukaan resmi oleh Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka yang juga merupakan dosen Program Studi Pendidikan Biologi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence menghadirkan peluang besar untuk mentransformasi pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensinya agar mampu memanfaatkan AI secara kreatif, etis, dan bertanggung jawab guna mendukung proses belajar mengajar.

Mewakili pihak sekolah, Arief Ismail Santosa, S.Pd., Wakil Kepala SMP Negeri 177 Jakarta Selatan Bidang Kesiswaan, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Terbuka atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi para guru untuk meningkatkan literasi AI sekaligus memperkaya strategi pembelajaran yang lebih inovatif sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Materi utama disampaikan oleh Dr. Ahmad Yani, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Terbuka. Dalam paparannya, beliau menjelaskan konsep AI-Enhanced Digital Learning, potensi pemanfaatan Artificial Intelligence dalam pendidikan, serta memperkenalkan NotebookLM sebagai salah satu platform AI yang dapat dimanfaatkan guru untuk menyusun sumber belajar, membuat ringkasan materi, merancang asesmen, hingga menghasilkan ide pembelajaran yang lebih kreatif dan efisien.

Pada sesi praktik, Dyah Aniza Kismiati, M.Pd., selaku Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, bersama tim dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Terbuka bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi peserta dalam mengeksplorasi berbagai fitur NotebookLM. Melalui pendampingan tersebut, para guru memperoleh pengalaman langsung menggunakan AI untuk mengembangkan bahan ajar, menyusun pertanyaan pembelajaran, serta merancang aktivitas belajar yang lebih interaktif sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi praktik dan diskusi. Para guru aktif berdiskusi mengenai peluang dan tantangan implementasi Artificial Intelligence di sekolah, sekaligus berbagi pengalaman dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlanjutan implementasi hasil pelatihan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan akun NotebookLM Pro berlisensi selama satu tahun oleh Ketua Pelaksana PkM, Dyah Aniza Kismiati, M.Pd., kepada SMP Negeri 177 Jakarta Selatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis AI serta memperkuat kolaborasi antara Universitas Terbuka dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tim pelaksana sebagai penanda keberhasilan program. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin siap memanfaatkan Artificial Intelligence sebagai mitra dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif, personal, dan inovatif sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sejalan dengan komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan inovasi teknologi dan Artificial Intelligence dalam pendidikan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendorong transformasi pendidikan yang berkelanjutan.