Tangerang Selatan, 7 Agustus 2025 — Dalam upaya terus-menerus memperkuat kualitas pendidikan jarak jauh di Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Bahan Ujian 2025 yang berlangsung pada 6–7 Agustus 2025 secara hybrid. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan tonggak strategis dalam menghadirkan sistem evaluasi pembelajaran yang lebih adil, relevan, dan berdampak.

Workshop ini mempertemukan 159 dosen penulis soal dari berbagai program studi di FKIP UT dari UT maupun 44 universitas mitra di seluruh Indonesia. Kebersamaan ini menunjukkan semangat kolaboratif untuk mewujudkan soal ujian yang bukan hanya mengukur, tetapi juga memotivasi dan merefleksikan semangat pembelajaran dalam konteks Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PJJ).
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UT, Dr. Heni Safitri, S.Pd., M.Si., menekankan makna strategis penyusunan bahan ujian. “Soal berkualitas lahir dari hati, untuk mahasiswa meraih cita-cita.” Sebuah pesan yang menggugah kesadaran bahwa penyusunan soal bukan hanya tugas administratif, tetapi juga bagian dari misi besar mencerdaskan kehidupan bangsa. Disampaikan juga workshop pengembangan bahan ujian ini untuk mendukung dalam implementasi kurikulum baru.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Timbul Pardede, Ketua Lembaga Layanan Operasional Pembelajaran (LLOP) UT, menyatakan pentingnya pengembangan bahan ujian dalam menjaga mutu pembelajaran di pendidikan jarak jauh. Perubahan struktur kurikulum menuntut kesiapan bank soal yang adaptif dan responsif terhadap capaian pembelajaran yang ditetapkan.

Sesi utama workshop diisi oleh Dr. Adi Suryanto, M.Pd., yang menyampaikan prinsip-prinsip penyusunan soal objektif dan uraian. Lebih dari sekadar paparan materi, kegiatan ini menghadirkan ruang refleksi, pendampingan teknis, serta presentasi soal oleh perwakilan prodi untuk membentuk pengalaman belajar yang partisipatif dan aplikatif.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta aktif menulis, berdiskusi, dan berbagi pengalaman. Mereka tidak hanya menyusun soal, tetapi juga membangun pemahaman bersama tentang kualitas asesmen yang mampu mendorong capaian pembelajaran secara menyeluruh.
Dengan semangat kolaboratif dan komitmen bersama, FKIP Universitas Terbuka berharap bahwa hasil workshop ini akan berkontribusi signifikan dalam menjamin kualitas sistem evaluasi pembelajaran yang semakin inklusif dan bermutu.
Oleh: Siti Utami Dewi Ningrum, S.S., M.A.
Satgas Bahan Ujian / Dosen Prodi PPKn