Masa Depan Pendidikan Bahasa Ketiga di Malaysia dan di Sekitar Rantau ASEAN” Program Studi PGPAUD UT

Program Studi PGPAUD FKIP Universitas Terbuka mengadakan Visiting Lecture dengan tema “Masa Depan Pendidikan Bahasa Ketiga di Malaysia dan di Sekitar Rantau ASEAN”. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 12 September 2024, secara Hybrid  dengan online menggunakan Platform zoom dan Youtube UT TV serta di aula gedung kualitas lantai 3 UT Pusat.  

Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian Visiting Lecturer FKIP UT yang merupakan bentuk tindak lanjut dan implementasi dari kerjasama dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) dari tanggal 9-12 September 2024. Adapun peserta dari kegiatan ini adalah Dosen, mahasiswa, konsultan pendidikan dan masyarakat Umum Indonesia dan malaysia.  

Narasumber dalam acara ini adalah YM Tengku Azeezeen binti Tengku Shamsudeen dari Universiti Teknologi Mara (UiTM) dengan paparan materi tentang “Masa depan dasar Pendidikan Bahasa di Negara ASEAN”. Kegiatan ini dibuka oleh kaprodi PGPAUD, Dr. Sri Tatminingsih, M.Pd. dalam sambutannya kaprodi memaparkan bahwa acara ini merupakan momen penting untuk kita sama-sama belajar tentang bahasa sebagai pilar pemersatu bangsa dan pelekat kerjasama antar negara, terutama dalam menyambut perkembangan era digital, serta dengan memahami bahasa ketiga dalam mencapai tujuan pendidikan nasional dan pendidikan global di ASEAN. Jalannya kegiatan ini di arahkan oleh host muktia Pramitasari, M.Pd, dan moderator Della R. Jovanka, S.Pd., M.Si dosen PG PAUD FKIP UT. 

Dalam materinya YM Tengku Azeezeen mepaparkan bahwa pendidikan bahasa di ASEAN mempunyai peranan penting dalam pembinaan identitas serantau dan kebangsaan. Beberapa Negara ASEAN telah kehilangan bahasa etnik mereka, baik itu Indonesia,Malaysia, Singapura dan negara ASEAN lainnya, maka perlu kiranya bahasa ketiga di negara ini dipelajari agar tidak tertinggal dalam menyambut tantangan Global. Oleh Karena itu, perlu kolaborasi antar negara dalam aspek pendidikan bahasa seperti program Scholarships, Olympiad Regional ASEAN, ASEAN Council Teacher (ACT).  

Dalam paparannya narasumber juga memberikan Kredit Positif untuk UT sebagai penyelenggara pendidikan jarak jauh (PJJ) mempu menjadi salah satu unit yang bisa menjaga bahasa daerah-daerah di Indonesia agar tidak punah dan hi;ang tergerus zaman.  

Kegiatan berlansung meriah, terlihat dari antusiame peserta dalam mengikuti acara dengan fokus dan seksama serta banyaknya peserta yang memberikan pertanyaan pada sesi tanya jawab. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Narasumber oleh kaprodi dan diakhiri dengan sesi dokumentasi narasumber dan peserta oleh panitia serta aplaus dari peserta terhadap kesuksesan acara visiting Lecture PGPAUD FKIP UT. 

Bahasa merupakan identitas kebanggsaan dan simbol sebuah negara dalam menghadapi tantangan global. Apalagi dengan mempelajari bahasa ketiga kita memiliki kesiapan dalam menghadapi arus global yang mempengaruhi segala sendi kehidupan kita dimasa yang akan datang