AI Bantu Atasi Kegelisahan Berbahasa Inggris Dekan FKIP UT: Ini adalah Kesempatan Berharga dalam Dunia Pendidikan! 

TANGERANG SELATAN, UNIVERSITAS TERBUKA-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) bekerjasama dengan Akademi Pengajian Bahasa (APB), Universiti Teknologi MARA (UiTM) menggelar kegiatan Visiting Lecture pada Selasa, 10 September di Gedung Kualitas UT. 

Kegiatan bertajuk “Use of Artificial Intelligence Chatbots to Support Student Learning: The Case for Language Teaching and Learning” tersebut dibawakan oleh Dianna Suzienna Mohamad Shah, salah seorang dosen UiTM dengan latar belakang pendidikan Teaching English as a Second Language (TESL). 

Fokus kajian Ibu Dianna adalah pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan hasil pendidikan. Beliau juga aktif terlibat dalam Telegram Bot community yang bertujuan mendorong kemajuan dalam teknologi chatbot serta mengeksplorasi potensinya di berbagai bidang.  

Melalui topik itu, Dianna menuturkan pentingnya teknologi dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris. “Salah satu perangkat yang bisa membantu kita adalah telegram chatbots. Perangkat itu bisa mengatasi kegelisahan berbahasa Inggris peserta didik,” tuturnya. Dianna menambahkan bahwa perangkat itu dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya. “Telegram chatbots tersebut, dapat meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara bahasa inggris peserta didik”, tambahnya. 

Sementara itu, Dekan FKIP UT, Prof Dr Ucu Rahayu, menyampaikan bahwa Visiting Lecture tersebut merupakan implementasi kerjasama antara FKIP dan UiTM yang terjalin sejak tahun 2023. “Hadirnya Visiting Lecture tentang AI ini merupakan kesempatan berharga dalam memperluas wawasan kita terkait dengan perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan,” terangnya. Prof. Dr. Ucu Rahayu berharap agar kegiatan ini memberikan efek positif bagi sivitas akademika FKIP UT. “Kami berharap dari pemaparan Ibu Dianna Suzienna, kita memperoleh wawasan mendalam tentang penggunaan teknologi AI yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran,” tutupnya.  

Acara yang dibawakan oleh Adrian Rasyki, S.S., M.Hum. dan dimoderatori oleh Nurul Isra Fauziah, M.Sc. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan foto bersama seluruh peserta.