LAMDIK Laksanakan Asesmen Lapangan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UT

Tangerang Selatan, 6-7 Februari 2026 – Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) melaksanakan Asesmen Lapangan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBIS) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka (FKIP UT) pada 6–7 Februari 2026 di Ruang Sidang 2 FKIP UT. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses audit mutu eksternal untuk menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Pembukaan asesmen lapangan dihadiri oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., Wakil Rektor I, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Dekan FKIP Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc., serta jajaran pimpinan unit kerja, ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas menunjukkan dukungan institusional terhadap proses penjaminan mutu program studi.

Asesmen lapangan dilaksanakan oleh dua asesor, yaitu Prof. Basikin, S.Pd., M.Phil., M.Ed., Ph.D. sebagai Asesor 1 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr. Ngadiso, M.Pd., sebagai Asesor 2 dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Ketua Program Studi PBIS FKIP UT, Siti Hadianti, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa kegiatan berlangsung selama dua hari yang diawali dengan pembukaan, konfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED), wawancara, praktik mengajar, dan penandatanganan berita acara.

“Kegiatan ini berlangsung dua hari. Hari pertama konfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED) yang telah disusun oleh program studi, dilanjutkan dengan wawancara dosen dan tenaga kependidikan. Pada hari kedua, Asesor mewawancarai tutor, pengembang bahan ajar, hingga mahasiswa dan memonitoring praktik mengajar salah satu dosen PBIS. Kegiatan ini ditutup dengan penandatangan Berita Acara,” paparnya.

Salah satu rangkaian yang krusial dalam kegiatan ini adalah kunjungan asesor ke beberapa sarana pendukung. Para asesor mengunjungi Direktorat Sistem Informasi (DSI), Pusat Produksi Bahan Ajar Multimedia (P2BAM), Pusat Layanan Bahan Ajar (Puslaba), Pusat Pengujian (Pusjian), serta ICE Institute. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung dukungan sarana dan prasarana terhadap proses pembelajaran di Universitas Terbuka.

Dalam kesempatan tersebut, para asesor memberikan tanggapan positif terhadap fasilitas yang dimiliki UT saat meninjau unit pendukung. Keduanya menyampaikan bahwa Universitas Terbuka memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap untuk mendukung proses pembelajaran. Sementara itu, Prof. Basikin melalui sambutan terakhrinya berharap agar proses asesmen dapat berjalan objektif.