Asesmen Lapangan LAM Kependidikan Soroti Tata Kelola Hingga Kepuasan Pemangku Kepentingan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka

Tangerang Selatan, 15 – 16 Desember 2025 – Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) untuk Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBIN), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Terbuka (FKIP UT) berlangsung selama dua hari di Kampus UT Pusat. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses penjaminan mutu eksternal yang bertujuan mengevaluasi kesesuaian standar akademik, manajemen pembelajaran, dan layanan pendidikan dengan ketentuan akreditasi nasional. Dua asesor dalam kegiatan ini, yaitu Prof. Dr. Kisyani Laksono, M.Hum. dari Universitas Negeri Surabaya dan Dr. Yenni Hayati, M.Hum. dari Universitas Negeri Padang.

Asesmen diawali dengan pembukaan resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. dan pengenalan para asesor bersama pimpinan perguruan tinggi. Pada sesi awal ini, pimpinan UT menegaskan bahwa Universitas Terbuka berkomitmen menjaga mutu pembelajaran jarak jauh agar tetap relevan, terukur, dan berdampak bagi mahasiswa. “Sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh, Universitas Terbuka memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa mutu akademik tetap terjaga dan dapat diukur secara akuntabel.”, ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Dekan FKIP UT, Prof. Dr. Ucu Rahayu, M.Sc. juga menegaskan bahwa semua program studi di FKIP UT juga rutin melaksanakan AMI setiap tahunnya. Hasil evaluasi internal secara rutin tersebut ditindaklanjuti melalui perbaikan kurikulum, peningkatan layanan pembelajaran, dan penguatan kompetensi dosen serta tutor.

Tahapan asesmen dilanjutkan dengan konfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS) bersama tim akreditasi Prodi PBIN. Dalam sesi ini, asesor mencermati kesesuaian antara data kuantitatif dan dokumen pendukung untuk menilai mutu akademik, manajemen, sumber daya, dan capaian tridharma di tingkat UPPS, yakni FKIP dan PS, yakni PBIN.  

Siang harinya, panel asesor menggali pandangan para pemangku kepentingan eksternal dan internal. Seorang alumni Prodi PBIN yang kini berprofesi sebagai guru menyampaikan bahwa kompetensi yang diperoleh selama kuliah di UT sangat relevan dengan praktik pembelajaran di sekolah. “Kemampuan menyusun bahan ajar dan memahami karakteristik peserta didik menjadi bekal utama saya setelah lulus,” tuturnya.

Dari sisi tutor, salah seorang tutor PBIN untuk MK Berbicara menekankan dukungan sistem pembelajaran UT. “Kami mendapat panduan akademik yang jelas, bahan ajar yang terstandar, serta pelatihan berkelanjutan untuk mendampingi mahasiswa secara optimal,” ujarnya saat sesi wawancara dengan asesor. Mahasiswa pun menyampaikan kepuasan terhadap fleksibilitas layanan akademik dan akses pembelajaran yang disediakan UT. Asesmen berlanjut dengan sesi bersama UT daerah penyelenggara Prodi PBIN. Asesor menilai kesiapan sumber daya manusia, fasilitas pendukung, serta konsistensi pelaksanaan pembelajaran di berbagai wilayah.

Rangkaian asesmen di hari kedua dimulai dengan observasi pembelajaran melalui rekaman video untuk memastikan karakteristik proses belajar mengajar sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan. Beberapa rekaman video yang menjadi sampel di antaranya tutorial webinar (Tuweb) mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional,  Pemantapan Kemampuan Mengajar, Berbicara, dan Artikel Ilmiah.  Selanjutnya, para asesor didampingi oleh tim dosen mengunjungi unit-unit yang ada di lingkungan Universitas Terbuka guna pengecekan sarana dan prasarana yang mendukung pembelajaran jarak jauh.  Di antaranya Pusat Produksi Bahan Ajar Multimedia (P2BAM), Direktorat Sistem Informasi (DSI), dan lainnya.

Sesi siang di hari kedua difokuskan pada perumusan dan pengecekan kembali berita acara asesmen dan surat pernyataan yang memuat rangkuman temuan, klarifikasi, serta rekomendasi perbaikan. Tahapan ini menjadi bagian krusial kegiatan AL LAMDIK Prodi PBIN. Berita acara inilah yang menjadi dasar evaluasi akhir dalam proses akreditasi Lamdik.

Dalam sesi penutupan, asesor menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kesiapan seluruh sivitas akademika Prodi PBIN, FKIP, dan UT dalam mendukung proses asesmen. Pimpinan Universitas Terbuka yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Rahmat Budiman, S.S., M.Hum., Ph.D. menyatakan bahwa hasil asesmen lapangan ini akan menjadi dasar penting bagi penguatan mutu dan pengembangan Prodi PBIN ke depan. “Masukan dari asesor dan para pemangku kepentingan menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Terbuka menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu akademik, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. (RA)